5 HEWAN PALING BERBAHAYA DI LAUT

1. Gurita Cincin Biru

Gurita cincin biru merupakan dari genus Hapalochlaena, ada empat spesies dari gurita ini, mereka dapat ditemukan di kolam kecil di pantai dan terumbu karang di pasifik dan samudra hindia, dari jepang hingga australia.[1] Nama cincin biru diberikan karena terdapat totol-totol mirip cincin berwarna biru pada sekujur tubuhnya[2]moluska ini memakan kepiting,kelomang, udang ,dan krustasea lainnya. gurita cincin biru merupakan salah satu hewan laut paling beracun didunia. Meski berukuran kecil - 12 sampai 20 cm (5 sampai 8 inci) - dan sifatnya relatif jinak, Mereka berbahaya bagi manusia jika merasa terancam, racunnya mengandung Tetrodotoksin.

ada empat spesies gurita cincin biru, dan enam spesies yang mungkin masih diteliti:
  • gurita cincin biru besar (Hapalochlaena lunulata)
  • gurita cincin biru selatan (Hapalochlaena maculosa)
  • gurita bergaris biru (Hapalochlaena fasciata)
  • Hapalochlaena nierstrasz diperkenalkan pada tahun 1938 dari satu spesimen dari Teluk Benggala[3], spesimen kedua tertangkap dan dijelaskan pada tahun 2013.

2. HIU PUTIH
Hiu putih (nama ilmiah Carcharodon carcharias), juga dikenal sebagai hiu putih besar, pointer putih, hiu putih, atau si putih yang mematikan), adalah hiu lamniform besar yang ada di pesisir perairan di seluruh permukaan lautan utama. Hiu putih besar dikenal karena ukurannya, dengan individu terbesar yang panjang tubuhnya mendekati atau bahkan melampaui 6 meter (20 kaki), dan dengan berat sebesar 2.268 kg (5.000 lb). Hiu ini berwarna abu-abu atau abu-abu kebiruan dengan sedikit warna putih dibagian perut.[2] Hiu ini memiliki gigi berjumlah 300 gigi yang tajamnya seperti tepian gergaji.[2] Gigi Hiu ini dapat panjangnya dapat tumbuh mencapai 7,5 cm.[2] Hiu jenis ini akan mencapai kedewasaan saat berumur 15 tahun, dan dapat hidup sekitar 30 tahun.

Hiu putih ini bisa dibilang hiu terbesar yang dikenal di dunia dan merupakan salah satu predator utama untuk mamalia laut. Selain itu, ia juga memangsa berbagai hewan laut lainnya, termasuk ikan, pinnipeds, dan juga burung laut. Ini adalah hidup hanya dikenal spesies dari perusahaan genus, Carcharodon, dan berada pada peringkat pertama dalam daftar jumlah serangan hewan yang tercatat pada manusia. IUCN (International Union for Conservation of Nature) memperlakukan hiu putih sebagai spesies yang hampir punah, walau termasuk dalam Appendix II dari CITES.

Novel best-selling "Jaws" oleh Peter Benchley yang disusul oleh film blockbuster Steven Spielberg menggambarkan hiu putih sebagai "pemakan manusia yang ganas". Pada kenyataannya, manusia bukanlah mangsa yang disukai oleh hiu putih ini.

3. IKAN BATU
Ikan batuSynanceia verrucosa, juga disebut sebagai batu karang atau dornorn, adalah ikan karnivora dengan jarum beracun yang tinggal di dasar terumbu karang, berkamuflase sebagai batu. Ikan ini merupakan ikan paling beracun di dunia.[1][2] Ikan ini memiliki panjang sekitar 30–40 cm.



4. UBUR - UBUR KOTAK
Ubur-ubur kotak (kelas Cubozoacubo artinya kotak, zoon artinya hewan) adalah hewan invertebrata dari filum Cnidaria yang memiki medusa yang berbentuk kubus. Ubur-ubur kotak terkenal karena bisa sangat kuat yang dihasilkan oleh beberapa spesies:Chironex fleckeriCarukia barnesi, dan Malo kingi adalah salah satu makhluk laut yang paling berbisa di dunia. Sengatan spesies tersebut sangat menyakitkan dan kadang-kadang fatal bagi manusia. Bahkan sengatan dari beberapa spesies ubur-ubur kotak (yang sering disebut ubur-ubur Irukandji) dapat menimbulkan Sindrom Irukandji.[1]
Sistem tubuh ubur-ubur kotak sedikit lebih kompleks dari ubur-ubur lainnya. Sistem sarafnya lebih berkembang dan matanya sudah dilengkapi retina, kornea dan lensa dengan jumlah 24 buah mata (20 buah oselus dan 4 buah rhopalium).[2] Kecepatan renangnya juga lebih cepat dibandingkan ubur-ubur lainnya
Ciri ubur-ubur yang kotak tampak berbeda dari ubur-ubur Scyphozoa adalah medusanya yang berbentuk kotak, bukan seperti payung. Ubur-ubur kotak bisa bergerak lebih cepat dari ubur-ubur lainnya. Bahkan, kecepatannya hingga enam meter per menittelah dicatat

5. ULAR LAUT
Ular laut (Hydrophidae) adalah anak suku dari suku ular berbisa Elapidae yang semuanya hidup di dalam laut, nama ilmiah ular-ular ini sesuai dengan ciri-cirinya (Hydro="air/laut/perairan" dan Ophis="ular"). Ular laut terdiri dari banyak jenis (salah satu di antaranya ular erabu atau laticauda spp.) dan semuanya merupakan ular yang memiliki racun yang sangat kuat.
Bisa ular laut sangat kuat karena memiliki kekuatan 60 kali bisa ular kobra (bahkan ada ular laut yang kekuatan bisanya mencapai 700 kali ular kobra) dan mengandung enzim-enzim perusak seperti layaknya jenis-jenis ular elapidae. Meskipun memiliki racun sangat sangat kuat, ular laut jarang menggigit manusia dikarenakan mulutnya yang sangat kecil dibandingkan dengan jenis ular lainnya. Biasanya manusia akan tergigit ular laut di daerah ujung jari. Ular ini tidak dapat menggigit manusia di lengan, kaki, atau bagian tubuh lainnya karena mulutnya yang kecil tersebut. Meskipun demikian, ular laut tetap merupakan ancaman bagi para nelayan dan penyelam karena racunnya yang sangat kuat. Pada beberapa kasus gigitan ular laut pada seorang penyelam, penyelam yang berusaha memegang dan tergigit oleh ular laut dapat mengalami kegagalan fungsi jantung dan meninggal sebelum sempat mencapai permukaan air. Walaupun sebenarnya kita tidak perlu takut berlebihan terhadap ular laut, akan tetapi kita perlu tetap waspada pada saat berada di pantai, memancing, atau menyelam.

sumber : wikipedia

Komentar